Wisata Kuliner kota Surabaya bagian kedua ini adalah lanjutan dari wisata kuliner Surabaya bagian pertama yang sudah membahas 3 jenis masakan tradisional asli Surabaya yaitu Semanggi Suroboyo, Sate Klopo dan Rawon. Nah untuk yang bagian kedua ini saya akan menulis 3 jenis makanan tradisional asli kota Surabaya lainnya yaitu Lontong Balap, Rujak Cingur dan Jajan Pasar.
1. Lontong Balap
Jalan-jalan siang hari di kota Surabaya akan terasa kurang lengkap jika tidak mencicipi makanan khas Surabaya yang bernama Lontong Balap. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap dan sambal.
Lontong Balap lebih nikmat bila disajikan bersama sate kerang berbumbu sambal petis dan es kelapa muda sebagai pelepas dahaga.
Walking around in the noon in Surabaya city is not complete if not eat another Surabaya unique food named Lontong Balap. The food consist of Lontong, (rice steamed wrapped with banana leaf), bean sprout, fried tahu, lento, fried onion, ketchup sauce, and chili sauce.
Lontong balap better served with bean sprout, shell-fish, satay with petis spice, and Coconut ice (Es kelapa muda).
2. Rujak Cingur
Makanan khas Surabaya ini sungguh menantang. Terbuat dari aneka sayuran (kangkung, kacang panjang, tauge), aneka buah-buahan (kedondong, mangga muda, belimbing, nanas, bengkoang, dan mentimun) serta tempe goreng, tahu goreng, lontong dan tidak ketinggalan "cingur" sebagai ciri khas bahan rujak. Kenikmatan rujak ini terdapat pada bumbu rujak dengan petis sebagai bahan utamanya dan sebagai pelengkap rujak dapat ditambahkan kerupuk.
It's challenging traditional food of Surabaya made from various vegetables (water spinach, long nourishing bean, bean sprout), various fruits (kedondong, uripe mango, star fruit, pineapple, bengkoang, and cucumber), fried tempe, fried tahu, lontong, and certainly cingur as main feature of rujak. The delicious rujak found in rujak spicy with petis as particular ingredient, as complement kerupuk can be added.
3. Jajan Pasar
Jajan pasar merupakan makanan "primadona" warga metropolis Surabaya. Makanan tradisional ini juga disajikan di hotel-hotel berbintang, bahkan diselenggarakan sebagai festival makanan tradisional. Adapun macam-macam jajn pasar antara lain lupis, klanting, ketan, srawit, tiwul, gethuk, arem-arem, lemet, putri mandi, gatot, timus, klepon, pethulo, bikang, lapis, wajik, jongkong dan nagasari.
Jajan pasar banyak terdapat di pasar-pasar tradisional, salah satu pusat jajan pasar yang terkenal adalah Pasar Blauran.
Jajn Pasar is "primadona" food of Surabaya Metropolitan city. This traditionalfood also served in five stars hotels, even, many traditional sweet food festivals held. There are various jajan pasar that are lupis, klanting, ketan, srawit, tiwul, gethuk, arem-arem, lemet, putri mandi, gatot, timus, klepon, pethulo, bikang, lapis, wajik, jongkong dan nagasari.
Many jajan pasar found in traditional markets, one of famous jajn pasar is Pasar Blauran.


1 comments:
I like Surabaya food; it's delicious...
Poskan Komentar